Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Rabu, 15 Januari 2014

Media Transmisi Jaringan

Apa itu Media Transmisi??

Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data.


Kegunaan Media Transmisi

Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.

Guided Transmission Media (Media Transmission Terpadu)


Merupakan media kasat mata yang mentransmisikan sekaligus memandu gelombang untuk menuju pada tujuan. Contoh dari media ini adalah kabel. Jenis-jenis kabel yang digunakan pada komunikasi data adalah:


1. Twisted Pair





Kabel  twisted  pair ini  sudah  banyak  dikenal karena  merupakan  kabel  yang  biasa digunakan dalam saluran telepon. Terdiri  dari  dua  jenis,  yaitu  Shielded  Twisted Pair(STP) dan  Unshielded Twisted Pair(UTP). 


Kelebihan media transmisi  ini adalah  selain  harganya murah,  juga  mudah  dalam  membangun instalasi.  Kekurangan dari media transmisi ini  adalah memiliki  kecepatan  yang  terbatas hingga 1 Gbps dan mudah terpengaruh noise.

Media Transmisi Kabel Twisted Pair
Media Transmisi Kabel Twisted Pair

Perbedaan UTP & STP bisa lihat ke sini klik

2. Coaxial





Kabel  ini  berisi  kawat  tembaga  yang  kaku dan keras sebagai intinya, dan sekelilingnya dilapisi  bahan  penyekat.  Kabel  ini terdiri  dari  dua  jenis,  yaitu  Coaxial Broadband (kabel 75 ohm)  yang  digunakan untuk  media transmisi  analog  dan  Coaxial Baseband (kabel 50 ohm) yang digunakan untuk  media transmisi  digital.  Kelebihan  media transmisi  ini adalah  selain  harganya  relatif  murah,  juga tidak  terganggu  oleh  noise.  Kemampuan jarak  jangkaunya  mencapai  200  meter dengan  kecepatan  10  Mbps.

Media Transmisi Kabel Coaxial
Media Transmisi Kabel Coaxial

3. Serat Optik (Fibre Optic)





Kabel  serat  optik  memiliki  ukuran  kecil, mempunyai  tiga  komponen  utama,  yaitu media  transmisi,  sumber  cahaya, dan detektor. Memiliki jarak jangkauan mencapai  2  km  dengan  kecepatan  tinggi 100  Mbps.  Kelebihan media transmisi ini memiliki kecepatan  tinggi  dan tidak  terganggu noise. kekurangan media transmisi ini adalah masih termasuk kabel yang mahal.

Media Transmisi Kabel Serat Optik

Unguided Transmission Media (Media Transmisi tidak Terpadu)


Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang.


1. Gelombang mikro





Gelombang mikro (microwave) merupakan bentuk radio yang menggunakan frekuensi tinggi (dalam satuan gigahertz), yang meliputi kawasan UHF, SHF dan EHF. Gelombang mikro banyak digunakan pada sistem jaringan MAN, warnet dan penyedia layanan internet (ISP). Keuntungan menggunakan gelombang mikro adalah akuisisi antar menara tidak begitu dibutuhkan, dapat membawa jumlah data yang besar, biaya murah karena setiap tower antena tidak memerlukan lahan yang luas, frekuensi tinggi atau gelombang pendek karena hanya membutuhkan antena yang kecil. Kelemahan gelombang mikro adalah rentan terhadap cuaca seperti hujan dan mudah terpengaruh pesawat terbang yang melintas di atasnya.

2. Satelit

Satelit adalah media transmisi yang fungsi utamanya menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke stasiun bumi lain. Satelit yang mengorbit pada ketinggian 36.000 km di atas bumi memiliki angular orbital velocity yang sama dengan orbital velocity bumi

3. Udara & Atmosfer


Atmosfir dan udara adalah contoh dari unguided media, 

bentuk transmisi dalam media ini disebut sebagai wireless 
transmission.

Media Pendukung :


Modular

Suatu alat yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer yang terhalang oleh tembok dengan tambahan patch plate. 
Lampu indikator adalah 1 2 3 4 5 6 7 8.

Pewarnaan modular untuk tipe A :

Orange belang, orange, cokelat belang, cokelat, biru belang, biru, hijau belang dan hijau.

Pewarnaan modular untuk tipe B :

Hijau belang, hijau, cokelat belang, cokelat, biru belang, biru, orange belang dan orange.

NIC (Network Interface Card)

Merupakan peripheral atau sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer.
network interface card
network interface card
Kecepatan dari NIC
• 10 base T
• 100 base T
• 1000 base T (Gigabyte)
• 10/100 base T
• 10/100/1000 base T




NIC dapat berhubungan dengan lainnya, apabila satu model atau tipe dengan lainnya sama.


Contohnya adalah :

10 base T ---> 10 base T
100 base T ---> 100 base T
1000 base T ---> 1000 base T
10/100 base T ---> 10 base T atau 100 base T
10/100/1000 base T ---> 10 base T atau 100 base T atau 1000 base T.

Catatan :

NIC dengan 10/100 base T akan mendapatkan kecepatan maksimal yaitu 100 Mbps apabila menggunakan standar pengkabelan T568A atau T568B serta menggunakan NIC dengan 100 base T. Jika menggunakan NIC dengan 10 base T maka NIC dengan 10/100 base T akan mendapatkan kecepatan sekitar 10 Mbps. Begitu juga dengan NIC jenis 10/100/1000 base T.

Patch Panel




Patch panel memisahkan peralatan jaringan kabel (switch, router) dari perangkat jaringan (komputer, printer, scanner) . Setiap kabel yang berasal dari peralatan jaringan akan tersambung ke belakang patch panel. Setelah itu patch panel akan terhubung dengan switch unmanaged/managed melalui kabel utp penghubung (disebut: patch cable/patch cord).

Memiliki 4 blok dan masing-masing blok terdapat 6 port. Tipe blok ini harus model straight, jika salah satu blok bertipe T568A maka blok lainnya harus T568A dan sebaliknya.

Pewarnaan kabel pada patch panel untuk tipe A :
Biru, biru belang, hijau, hijau belang, orange, orange belang, coklat dan coklat belang.

Pewarnaan kabel pada patch panel untuk tipe B :
Biru, biru belang, orang, orange belang, hijau, hijau belang, coklat dan coklat belang.


Standar Pengkabelan
• Tipe T568A
Hijau belang, hijau, orange belang, biru, biru belang, orange, coklat belang, coklat.

• Tipe T568B
Orange belang, orange, hijau belang, biru, biru belang, hijau, coklat belang, coklat.


b. Cross Over Configuration
Kabel jenis ini biasa digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan hierarki setingkat, sebagai contoh koneksi antara PC to PC, atau PC ke AP Radio, Router to router.
c. Kabel Rollover
Kabel jenis ini biasanya digunakan untuk mengakses router dengan PC/laptop kita. Konfigurasi kabel jenis ini cukup simpel karena kita tinggal membalik urutan kabel yang kita pasang di satu sisi. Misal kita menggunakan standar 568B (standar untuk kabel straight through), maka kita tinggal membalik urutan menjadi coklat untuk urutan pertama di ujung kabel yang lain.
Peralatan:
Peralatan yang dibutuhkan dalam membuat kabel jaringan dengan mempergunakan kabel UTP dan konektor RJ-45 adalah:

1.Crimping Tool Alat yang kita gunakan untuk memasang kabel jaringan. Peralatan ini yang banyak beredar dipasaran memiliki multi fungsi, diantaranya bisa memotong kabel, membuka bungkus kabel (jacket) dan menjepit kepala konektor. Crimping tool yang dikeluarkan oleh Panduit hanya berfungsi untuk menjepit kepala konektor agar kepala RJ-45 terhubung dengan kabel UTP. 
2.Cable Stripper – Digunakan untuk memotong jacket pelindung kabel dan juga bisa digunakan untuk memotong benang halus yang ada didalam kabel. Biasanya include dengan Crimping Tool. Yang jual terpisah juga ada. 
3.Cable Tester – Digunakan untuk menguji hasil pemasangan kabel sudah benar atau belum. 

0 komentar:

Posting Komentar